Pages

April 15, 2011

Kesuksesan

Ada beragam definisi kesuksesan. Bagi sebagian orang, kesuksesan adalah kondisi ketika seseorang sudah memiliki uang dan harta dalam jumlah tertentu. Atau, jika sudah memiliki pengikut setia yang banyak. Atau, jika berhasil menjadi yang terbaik dalam bidang tertentu. Atau, jika sudah memiliki keluarga yang harmonis. Bermacam definisi ini muncul, tergantung pada tata nilai dan latar belakang seseorang. Namun, secara umum kesuksesan kerap diukur berdasarkan pencapaian atau buah yang diperoleh.

Tetapi mari kita liat definisi kesuksesan bagi Tuhan. Definisi kesuksesan bagi Tuhan, khususnya dalam contoh konteks panggilan-Nya kepada Nabi Yesaya, berbeda dengan yang umumnya manusia pegang. Di dalam Yesaya 6:8-13, kita lihat bagaimana Yesaya diutus untuk menyampaikan firman Tuhan kepada bangsa Israel. Uniknya, Tuhan sudah mengatakan bahwa Israel tidak akan mempedulikan Yesaya. Pelayanan Yesaya akan tidak berbuah. Dengan kata lain, berdasarkan definisi umum, Yesaya akan gagal. Namun demikian, Tuhan tetap menyuruh Yesaya menjalani panggilan-Nya tersebut dan hanya memintanya untuk setia. Itulah arti kesuksesan bagi Tuhan, yaitu setia kepada panggilan-Nya sampai akhir, bagaimanapun beratnya situasi.

Definisi kesuksesan ini penting kita miliki dalam menjalani hidup. Tuhan tidak menuntut kita memiliki pencapaian yang spektakuler. Atau, tampak terpandang di mata orang-orang. Karenanya, jangan malu kalau kita tampak ”kalah” berprestasi dibandingkan orang lain. Jangan pula tergoda mengambil jalan pintas yang tidak sesuai firman-Nya, hanya agar dipandang berhasil oleh dunia. Melainkan, berusahalah dinilai sukses oleh Tuhan dengan terus berusaha setia kepada panggilan-Nya.

BAGI TUHAN KESUKSESAN KITA TERUTAMA DIUKUR DARI KESETIAAN KITA
Penulis: Alison Subiantoro


all images taken from photobucket.com

October 16, 2010

karena waktu bukan kita

by othephe

jangan berakhir...
biar berakhir karena waktu, bukan kita yang menyudahinya...

jangan berhenti...
berhentilah karena waktu telah habis,
tapi bukan sebelum lelah...

jangan menyerah...
jangan pernah...,,
menyerahlah saat waktu menyerah lebih dulu..
tapi bukan sesudah keraguan

January 16, 2010

kepadamu

by othephe

ke hatimu,
ke sana aku ingin pergi...dan tersesat,
aku tak ingin jalan pulang...biar selamanya...

ke pelukanmu,
ke sana aku ingin berbaring...dan tertidur,
aku tak ingin bangun...biar selamanya...

oh kepada senyummu,
aku ingin menyerah...dan tertawan,
aku tak ingin menang...biar selamanya...

dan kepadamu,
aku ingin berbagi...sampai renta...,,dan terkubur.

Clz.16.01.10

kapan pulang

by othephe

kabarnya baik, selalu baik...

jawabnya kepada langit minggu pagi waktu hujan berpesta dinegeri seribu pulau itu,
rindumu sudah sampai, begitu banyak..
sampai tumpah ke dalam keranjang mimpi rajutannya sendiri...

kapan pulang, lagi katamu...
aku segan semoga jangan jadi enggan...
sebelum langit pulang ke perhentiannya
aku sudah lagi bersamamu menikmati tawa renyahmu dengan puas

hanya jangan rindumu habis dimakan waktu
sebab aku akan kembali menagih itu darimu
membayar bait-bait dari sajak yang kujanjikan
sebab aku datang bersama hujan dikemaraumu

sampai nanti...

Clz.16.01.10